Kasus Google di Indonesia Menuju Tindak Pidana

Direktorat Jenderal Pajak akan meningkatkan kasus PT Google Indonesia ke penyidikan tindak pidana perpajakan. Langkah ini akan dilakukan ...

Direktorat Jenderal Pajak akan meningkatkan kasus PT Google Indonesia ke penyidikan tindak pidana perpajakan. Langkah ini akan dilakukan jika dalam pekan ini, perusahaan yang bermarkas di Amerika Serikat itu bersikukuh menolak pemeriksaan.

”Kami sudah tingkatkan ke pemeriksaan terhadap bukti permulaan. Sedikit lagi ke penyidikan. Alasannya karena sudah ada indikasi pidana,” kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Khusus Muhammad Haniv di Jakarta, Senin (19/9/2016).

Selama dua hari terakhir, menurut Haniv, DJP sudah meningkatkan status kasus Google ke pemeriksaan terhadap bukti permulaan. Sebagai responsnya, Google sudah menunjuk kuasa hukum untuk menghadapi DJP.

”DJP masih mengharapkan itikad baik dari Google sebagai unit bisnis asing yang memperoleh penghasilan dari Indonesia yang nilainya sangat besar untuk membayar pajak. Jika yakin mereka tetap menolak pemeriksaan, kami akan segera naikkan ke penyidikan pidana dalam 2-3 hari ini,” kata Haniv.

Sejak beroperasi di Indonesia tahun 2011, menurut Haniv, Google sama sekali tidak membayar pajak ke Indonesia. Pada 2015, omzetnya sekitar Rp 6 triliun.

Berdasarkan Pasal 29 Undang- Undang Nomor 28 Tahun 2007 tentang Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP), DJP berhak memeriksa semua usaha di Indonesia. Dalam Pasal 39 disebutkan, menolak pemeriksaan diancam hukuman pidana.

Pada tahap pemeriksaan terhadap bukti permulaan, Google diharuskan membayar pajak terutang dan sanksi. Sanksinya sebesar 150 persen dari pajak terutang. Sementara jika sudah masuk proses hukum di pengadilan, ancaman hukumannya adalah penjara minimal 6 bulan sampai dengan 6 tahun penjara.

Perwakilan Google Indonesia melalui surat elektronik yang diterima Kompas menyatakan, pihaknya telah beroperasi di Indonesia sejak 2011 dengan nama PT Google Indonesia. Sejak itu, mereka taat membayar semua kewajiban pajak yang berlaku.

"Kami telah dan akan terus bekerja sama dengan pemerintah, termasuk bertemu hari ini dengan para pejabat kantor perpajakan," jelas Head of Corporate Communication Google Indonesia, Jason Tedjakusuma pada Kompas, semalam. (MED/LAS


Original post: http://tekno.kompas.com/read/2016/09/20/14450077/kasus.google.di.indonesia.menuju.tindak.pidana

COMMENTS

Nama

agama arsitek bisnis dunia ekonomi entertaintment fashion internasional nasional peristiwa politik tekno travel
false
ltr
item
Nusantara Daily: Kasus Google di Indonesia Menuju Tindak Pidana
Kasus Google di Indonesia Menuju Tindak Pidana
https://1.bp.blogspot.com/-pb_ol1RKRFA/V-Fyg2zVuyI/AAAAAAAAACk/HUcIiWLXibgL8OTmRglS8V4qqHX-r2NAQCLcB/s400/kasus-google-di-indonesia.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-pb_ol1RKRFA/V-Fyg2zVuyI/AAAAAAAAACk/HUcIiWLXibgL8OTmRglS8V4qqHX-r2NAQCLcB/s72-c/kasus-google-di-indonesia.jpg
Nusantara Daily
http://www.nusantaradaily.com/2016/09/kasus-google-di-indonesia-menuju-tindak.html
http://www.nusantaradaily.com/
http://www.nusantaradaily.com/
http://www.nusantaradaily.com/2016/09/kasus-google-di-indonesia-menuju-tindak.html
true
6192146965679089553
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy